Daftarkan e-mail anda dan dapatkan penawaran menarik dari Toko Semuada

*Jangan lupa aktivasi melalui e-mail yang kami kirim

Penelitian terakhir menunjukkan bahwa BPA dapat berpindah ke dalam minuman atau makanan jika suhunya dinaikkan karena pemanasan. Ironisnya botol susu sangat mungkin mengalami proses pemanasan, entah itu untuk tujuan sterilisasi dengan cara merebus, dipanaskan dengan microwave, atau dituangi air mendidih atau air panas. Peneliti dari University of Cincinnati menemukan, eksposur terhadap air mendidih menyebabkan botol plastik polikarbonat melepaskan BPA hingga 55 kali lebih cepat dari air dingin atau air bertemperatur normal.

Penemuan terbaru menunjukkan bahwa ada korelasi antara BPA dengan penurunan produksi sperma, penambahan berat prostat, dan kanker testis pada laki-laki. Sementara pada perempuan, BPA berpotensi mengakibatkan ketidaknormalan perkembangan endometrium yang dapat menyebabkan infertilitas serta meningkatkan risiko terkena kanker payudara. Anak-anak, terutama bayi yang masih dalam kandungan dan bayi yang baru lahir, memiliki risiko yang paling besar terhadap bahan kimia tersebut. Hal ini disebabkan oleh ketidakseimbangan hormon yang dapat berdampak selama periode emas pertumbuhan anak, meskipun akibatnya tidak langsung tampak.

Saat ini penggunaan Polycarbonate sebagai bahan pembuat botol dan peralatan makan/minum bayi masih terus digunakan, karena masih dinyatakan aman oleh berbagai lembaga internasional, seperti:

  1. US Food and Drug Administration
  2. The European Commission Scientific Committee on Food
  3. The United Kingdom Food Standards Agency
  4. The Japanese Ministry for Health
  5. Labor and Welfare
  6. dan lembaga kesehatan internasional lainnya, termasuk Departemen Kesehatan RI.

 

Bahan Polycarbonate yang mengandung BPA hanya akan berbahaya apabila:

  1. Dipanaskan pada suhu ekstrim ( di atas 120 derajat Celcius)
  2. Kadar BPA yang terkandung melebihi 0.03 mikrogram/ml (30 ppb), seperti yang ditetapkan oleh standar internasional EN14350 dan oleh pihak Departemen Kesehatan RI

Untuk menghindari atau meminimalisir dampak BPA pada si kecil, spesialis anak Dr. Steven Parker, memberikan beberapa tips berikut:

  • Hindari penggunaan botol polikarbonat yang mengandung BPA. Sebagai gantinya gunakan botol bebas BPA, atau botol yang terbuat dari gelas/kaca.
  • Ketika membeli botol plastik, pilihlah botol yang menggunakan polypropylene/polyethylene, yang tidak keras dan tidak mengkilat.
  • Carilah tanda "BPA-free" pada kaleng atau botol susu yang Anda beli.
  • Hindari pemberian teether berbahan plastik/vinyl pada bayi.
  • Hindari memanaskan makanan dalam wadah plastik karena dapat memicu pelepasan BPA. Sebagai gantinya, gunakanlah wadah gelas/kaca atau keramik.
  • Cucilah botol dan wadah plastik dengan spons agar tidak merusak lapisan plastiknya.
  • Belajar membaca kandungan dalam plastik. Singkirkan produk plastik yang mengandung bahan-bahan seperti DBP dan DEP, DEHP, DMP. Gunakan polyethylene (#5), dan hindari polikarbonat (#7).
  • Jangan gunakan lagi botol plastik yang sudah tergores/rusak atau kusam.
 

  • Kami Menggunakan Jasa Eksepedisi Jne/Pos/Wahana
  • Untuk Jasa Ekspedisi Jne/Pos/Wahana, Pengiriman Dilakukan Setiap Hari
  • Setiap Transaksi Akan Diusahakan Untuk Dikirim Ke Jasa Ekspedisi Pada Hari Yang Sama
  • Jika Hari Libur/Tanggal Merah Barang Dikirim Di Hari Kerja Berikutnya
  • Hari Libur/Tanggal Merah Slow Respon (Harap Maklum Family Time)
  • Selain Jasa Ekspedisi Jne/Pos/Wahana, Pengiriman Akan Di Jadwalkan Pada Hari Tertentu
  • Packing Aman, Rapih Dan Dibungkus Plastik
  • Untuk Kiriman Dengan Berat Volumetrik Tertentu Ditambahkan Packing Dus Diluar Dus Kemasan Produk + Sticker Fragile
  • No Resi Akan Diinformasikan Pada Malam Hari Melalui Sms/Whatsapp/Bbm

 
 
 
Oleh Bunda Salsabila
Informasi dan pemesanan via sms/whatsapp di 081310623755

Semuada.com

4. Bu, kenapa kita tidak bisa melihat Allah?    Bisa kita jawab dengan balik bertanya padanya (sambil melatih anak berpikir retoris)  Adik bisa melihat matahari secara langsung? Tidak kan, karena bisa sakit mata kita.  Nah apalagi Allah SWT yang lebih Agung.    atau bisa juga dengan stimulasi sederhana, silahkan hadapkan bawah telapak tangan adik ke arah wajah agar bisa terlihat garis tangannya. Nah kini dekatkan sedekat-dekatnya ke mata adik, masih terlihat jelaskah?  Tidak akan, sama halnya dengan Allah SWT.  Allah tidak bisa kita lihat bentuknya karena Allah SWT maha besar dan maha dekat dengan hambanya.

Product Category

Informasi dan Pemesanan

SMS Only & Whatsapp:
0813 1062 3755
 
BBM Channel:
C003AEA89
 
PIN BB:
7C3E9A07
 
This email address is being protected from spambots. You need JavaScript enabled to view it.

 
    

Find us on Social Media

 

 

 

 

Di Facebook

Di Instagram

Di Twitter

Di Pinterest

a